Amplop Rindu

57331d5c6c42cb9be2ca1d96f400cc11.jpg

Written by thehunlulu ©2017

Untuk harapan yang terlampau fana, semoga kau baik-baik saja di sana.

::::

Hai—um, halo? Selamat malam untuk kau nun jauh di sana; yang tidak sadar akan keberadaan dan kerinduanku. Haruskah kusampaikan bahwa aku baik-baik saja di sini? Apakah kau akan menyadari eksistensiku jika aku mengucapkan frasa rindu padamu? Pada sosok semu yang tak henti-hentinya melintasi dunia fantasiku. Mimpiku. Harapanku.

Kalau tidak keberatan, aku akan menyampaikan sebongkah kegundahan yang akhir-akhir ini kerap kali menghalau pikiran jernihku. Kau ingin mendengarnya, kan? Aku sedang tidak baik-baik saja, omong-omong. Tapi, ada sebuah alasan mengapa aku harus mencurahkan kegundahanku padamu—yang nyatanya sama sekali tidak peduli atau bahkan merespons segala keluh-kesahku.

Tidak apa-apa, kok. Aku sudah tahu dari awal kalau tidak ada siapapun yang peduli padaku. Bahkan mereka yang nyatanya sok peduli malah membuatku ingin sekali pergi, berlari, kemudian singgah pada sebuah dunia yang hanya ada aku dan dirimu. Sebuah dunia yang semu, fiksional, dan di luar batas nalar manusia pada umumnya. Jauh dari itu, aku bahagia bisa mengosongkan waktu untuk sekadar melihat keberadaanmu dari jauh; tersenyum simetris, merangkai definisi keindahan dalam hati, lantas turut meneteskan airmata kala menemukan setitik kecemasan pada wajahmu.

Kerap kali segelintir opini menghujani otakku; untuk apa kuteruskan kekagumanku padamu jikalau ini hanyalah cinta sepihak? Apakah aku harus menyerah? Apakah aku orang yang aneh jika terus bertahan pada posisi di mana aku—si pengagum—menaruh harapan lebih padamu? Bukan harapan layaknya ikatan cinta yang selalu dinanti-nanti tiap insan, bukan itu. Ini hanyalah harapan semu; kau tetap berada di jalanmu, menghiburku semampu yang kaubisa, memberi sugesti pada diriku bahwa daun musim gugur yang rapuh tak lantas jatuh begitu saja tatlaka angin menghempas.

Lebih dari itu, aku sudah memilih jalanku untuk menjadi seperti ini. Jatuh cinta pada orang yang kurang tepat—kurasa. Namun, di balik itu semua, jikalau sumber kebahagiaanku hanyalah kau—seseorang yang mampu membuatku tersenyum bahkan tanpa balik memberi cinta sekalipun—lantas apa yang harus kulakukan? Menghindar? Berbalik arah untuk mencari seseorang yang lebih layak untuk dicintai, dikagumi? Kurasa tidak. Aku akan tetap seperti ini. Mencintai dalam diam. Mencintai tanpa menyeruakkan frasa kasih sayang pada seseorang yang mustahil kugapai, mustahil mengetahui presensi seorang gadis rapuh sepertiku.

Biarkan semuanya berlalu layaknya air; gambaran akan diriku, dan batu; imaji sebuah takdir yang kelak akan memeluk air jika waktu itu telah tiba.

Waktu untuk berpaling darimu.

Waktu untuk membebaskan diri dari rumpun kefanaan yang terlanjur menghipnotis setiap inci pikiran pun perasaan.[]

-fin. (403 words)

Advertisements

8 thoughts on “Amplop Rindu

  1. Waktu untuk membebaskan diri dari rumpun kefanaan yang terlanjur menghipnotis setiap inci pikiran pun perasaan.[]

    DEMI APA ANJU GUA NANGIS BANGKE, APA KARENA GUA KANGEN SUJU YA ANJIR PARAH GUA KANGEN PARAH.

    KAMU BILANG INI PHP?

    WAKS LUCU SEKALI KAMU HAH!

    GILS

    GUA INGIN MENANGIS SAHAJA LAH, GILA HUHU DONGHYUN PLIS SIAPA AJA ORANG KOREA YANG BISA VOTE TOLONG VOTE PACAR GUA HUHU PLIS YAALLAH GUA GABISA DIGINIIN AH ELAH BENERAN NANGIS NIH GILA…..

    DONGHYUNNIE

    DONGHYUNNNNNNN TT TT

    Liked by 1 person

    1. Thanks for reading 🙂

      Maaf ya kak, pintu exit di sebelah sana, saya ndak kenal tuh yang namanya donghyun /gelinding menuruni bukit teletabis/
      Jadiii, berhentu mengagumi sosok fana di luar sana ya kak, karena kenyataan begitu pahit; dia ga kenal kamu /bhay/

      Liked by 1 person

  2. Ya allah. Donnaaaa ada apa denganmu? Bisa bikin yang begini.. BENER BANGET ㅠ.ㅠ …

    Donna sukses membuatku tertohok dan nangis 😢. Aku juga kadang mikir gitu. Ngapain aku bela belain suka sama yang fana seperti Mark dan Guanlin. Tapi tak dipungkiri ini yang buat aku seneng, dari pada kumpul sama mereka yang katanya temen tapi malah bikin sakit hati.. :'(.

    DONNNAAAAAAAAA YA ALLAH…..
    GUANLINN YAAAAAAAAA~~~~~

    Liked by 1 person

    1. Thanks for reading 🙂

      Jangan baper dong ah elaaaaah dif, kita juga merasakan hal yang sama kok, ketika mengagumi sosok yang bahkan ga mengenal kita sekalipun :’) /melipir/

      GUANLIN PUNYAKOOOOHHH

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s