Partner Of Midnight – Ficlet

large-4

PARTNER OF MIDNIGHT

©2016 — thehunlulu

[SEVENTEEN’s] Choi Seungcheol & OC — Romance/Ficlet/PG-13

.

Salahkan saja tugas akhir yang mendorongku menuju jurang masa lalu.

***

Ini sudah nyaris tengah malam, dan diriku tetap bergeming pada salah satu kafetaria di ujung jalan. Sembari menyesap secangkir dark chocolate dilanjut kedua bola mata berotasi pada seisi kafe, tiba-tiba saja atensiku tertarik pada presensi pemuda yang sedang mengantre di barisan kasir.

Yang awalnya diriku masa bodoh dengan suasana sekitar kini jadi berkebalikan. Maka setelah menenggak habis minumanku, aku berinisiatif untuk keluar dari kafe secepat mungkin.

Sosok itu. Choi Seungcheol yang tiba-tiba menghilang begitu saja kini malah menampakkan eksistensinya pada kesempatan yang sama sekali tidak tepat. Jika bukan karena tugas akhir, sudah pasti diriku tidak akan kemari untuk menghilangkan penat. Salahkan saja tugas akhir yang mendorongku menuju jurang masa lalu.

Tiba-tiba ponselku bergetar, sesaat termenung melihat deretan nomor yang tidak kusimpan lalu mengangkatnya.

“Halo?”

Embusan napas berat dari seberang tertangkap rungu, membuatku harus mengucapkan hal yang sama untuk kedua kalinya.

“Halo?!”

“Ainsley…”

Aku mematung, kemudian memutar kepala guna melihat kafe yang baru saja kutinggalkan. Dari dalamnya, Choi Seungcheol memicingkan kedua manik dan terfokus pada sosokku yang sedang menatapnya balik dengan bibir yang nyaris terbuka.

“Bagaimana kabarmu, Ainsley? Sudah lama tidak bersua, ya.”

Bibirku bergetar mendengarnya. Kemudian aku menjawab apa adanya, walaupun tatapan Seungcheol dari jauh seakan menyiratkan pesan ‘ada apa-apanya’ padaku.

“Lalu—“

“Lalu apa, Seungcheol?” Aku muak. Ya, cukup muak meladeni pemuda sepertinya.

“Apa saja yang kaulakukan saat aku menghilang dari kehidupanmu?”

Aku terdiam seribu bahasa. Tidak memiliki gairah untuk menjawab pertanyaan pemuda bodoh sepertinya.

“Kau tidak lari dari kenyataan, ‘kan?”

“Apa maksudmu Choi Seungcheol?!”

“Lihat, kau terbawa emosi. Itu berarti kau memang sedang lari dari kenyataan bahwa hari ini kau bertemu denganku kemudian memutuskan untuk pergi, melewatiku yang sedang mengantre. Iya ‘kan?”

Oh Tuhan, selain peka dengan keberadaanku ia juga peka akan tabiatku, rupanya.

“Hei Seungcheol, dengar ya—“

“Dan kau lupa untuk membayar minumanmu sendiri hanya karena bertemu denganku, ‘kan? Lalu—“

“Hentikan, Seungcheol!” tandasku mulai muak. Emosiku terlampau naik hingga ubun-ubun.

“Ya Tuhan, mungkin jika aku tidak meneleponmu seperti ini kau tidak akan mengerti jika menu yang kaupesan sudah kubayar dan—“ Ia mengambil napas dalam. “—sudah pasti dirimu akan berlutut di hadapanku atau malah bersujud karena berterima kasih.”

Aku menatapnya dari kejauhan dengan penuh dendam. Teganya Seungcheol muncul di hadapanku, menelepon, dan mengganggu hidupku? Aku tetap bungkam, menatap sosoknya yang sedang asyik menyeruput minumannya di dalam kafe. Sebelum akhirnya Seungcheol berkata—

“Mau balikan?”

—brengsek!  

.

.

.

-fin.

Advertisements

2 thoughts on “Partner Of Midnight – Ficlet

    1. mommy! ah serius wkwkwk aku baru lihat komennya mom yang ini /ditendang/

      dan yaaash, wajah seungcheol memang tida bisa didustakan kak kalo dia emang demen selingkuh pas masih sekolah /ga gitu juga don/

      makasih sudah mampir ya mom! ❤ love youuuu ~~

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s