[Birthday Fic] Hi, Caralyn!

large2

thehunlulu present for Mark’s Birthday

Hi, Caralyn!

[NCT] Mark Lee & [OC] Jane Jung, Caralyn Lee — Family, Marriage-Life, Romance/Ficlet/Teen

.

“Mau Papa belikan gula kapas?”

***

Sebenarnya jika sepanjang musim panas hanya difokuskan pada kegiatan memakan es krim, bermain ski air, ataupun berjemur diri di pantai, itu sama sekali tidak ada kemistrinya. Sebut saja Mark Lee, ayah muda yang sudah memiliki seorang putri jelita bernama Caralyn. Selagi menyambi beberapa pekerjaan kantornya yang belum rampung, hari ini ia dan sang istri sudah berinisiatif untuk mengajak Caralyn pergi ke sebuah sirkus lumba-lumba di tengah Kota Seoul. Bisa dikatakan festival tahunan jika musim panas tiba, pun Mark dan Jane—istrinya—sudah muak melihat atraksi tersebut. Tapi mari relakan sepasang insan itu untuk menepis segala isi pikiran mereka, yang terpenting adalah; sirkus tahun ini ada seorang anggota keluarga baru yang siap mengenal hewan mamalia itu lebih dekat. Ya, Caralyn pasti menyukainya.

Dengan seorang balita berumur hampir satu tahun yang duduk Manis pada salah satu lengan Mark, kini mereka berjalan dengan kecepatan konstan di depan pintu masuk stadion sirkus yang telah ramai pengunjung. Mereka tidak ingin terburu-buru karena cuaca tengah hari memang menyenangkan,  sinar matahari yang menaikkan suhu tubuh, juga tanpa adanya awan berarak yang mengembara langit. Hari Minggu pada awal musim panas kali ini benar-benar sempurna. Namun kesempurnaan keluarga kecil Mark tidak akan berarti tanpa adanya Caralyn, juga Jane yang sedari tadi menggenggam salah satu tangan Mark erat.

“Ada apa, Jane?” tanya Mark saat tautan jemarinya terlepas dari milik Jane. Mark menilik dengan seksama polah wanita di hadapannya. “Apa barangmu ada yang tertinggal?”

Selanjutnya Jane mendongak, mempertemukan sepasang maniknya dengan milik sang suami. “Sepertinya ponselku tertinggal di dalam mobil, Mark.”

“Oh astaga!” Baru saja Mark hendak mengingatkan Jane, namun kali Mark kalah cepat, sepertinya. Ditatapnya paras Jane yang masih menyipit lantaran paparan mentari yang menyapu wajahnya. “Oke tunggu di sini, kau jaga Caralyn dan aku akan pergi ke mobil.”

“Tidak usah! Biar aku saja. Kau bisa mengajak Caralyn membeli gula kapas atau mainan terlebih dahulu,” tolak Jane kemudian. Tanpa mengulurkan tangannya karena Mark sudah memberi ancang-ancang untuk memindahtangankan Caralyn, Jane melesat pergi menuju ke tempat parkir.

“Hati-hati, Jane!”

Timbul nada tinggi saat Mark dengan lantangnya berteriak pada sang istri, bersamaan dengan Caralyn yang terbahak kecil melihat punggung ibunya yang semakin menciut di tengah keramaian.

“Hei, kau tertawa, Caralyn! Mengapa? Mama lucu, ya, jika berlari seperti itu.” Mark mencubit gemas salah satu pipi Caralyn. “Sebentar lagi harus bisa berlari seperti Mama, ya?”

Diselingi kekehan Mark dan juga Caralyn, satu per satu kios mainan dilewati Mark dengan bersenandung kecil. Menepuk bahu Caralyn yang sedang antusias merotasikan kedua bola matanya untuk melihat berbagai macam mainan, Mark berhenti di depan sebuah gerobak warna-warni dengan gula kapas yang tergantung secara melingkar.

“Caralyn sayang….” bisik Mark sebelum bibirnya terlebih dahulu mengecup pipi si buah hati, yang disambut senyum Caralyn dengan memamerkan beberapa giginya yang baru tumbuh. “Mau Papa belikan gula kapas?”

Caralyn dengan datarnya menatap lekat-lekat wajah sang ayah. “Pa…pa…”

“Caralyn mau, kan?” Ujung jemari Mark menyentuh bibir Caralyn. “Then, kiss me first, Honey.”

Oke, Caralyn benar-benar menggemaskan saat gadis kecil itu sudah merajuk untuk dibelikan sesuatu. Maka Mark tak lantas beranjak, pemuda itu terlebih dahulu membiarkan Caralyn untuk mencium kedua pipinya disusul rajutan langkah menuju penjual gula kapas.

“Mark Lee! Kiss me too, Honey!

Ups, itu teriakan Jane Jung yang sudah kembali dari acara mengambil ponselnya, omong-omong.

Sure! Come here, Jane.” Ayunan tangan Mark berhasil mendekap Jane dalam rengkuhannya, kemudian mendaratkan bibirnya pada milik Jane di tengah kemaraian. “Semoga Caralyn bisa secantik dirimu jika sudah dewasa, ya, Jane.”

“Pa…pa…”

Oh Tuhan, Mark hampir saja melupakan eksistensi Caralyn yang tengah mengerucutkan bibirnya. “Caralyn mau dicium Mama dan Papa juga?”

Caralyn mengangguk senang.

Cup.

Keduanya, Mark maupun Jane akhirnya mencium kedua pipi Caralyn secara bersamaan.

Nah, sekarang kita membeli gula kapas, yuk!

.

.

-fin.

HAPPY BIRTHDAY MARK LEE! JADILAH MANUSIA YANG BERGUNA BAGI BANGSA DAN NEGARA, TERUS KEJAR CITA-CITAMU SAMPAI BERHASIL :’) Donna sayang Mark, selaku penggila dirimu sejak jaman bahula :’) Intinya gausah ganteng-ganteng, udah gitu aja cukup, aku mencintaimu apa adanya :’) 

large3large4large5large6large7large8large9

Salam Hangat,

Donna♥

Advertisements

2 thoughts on “[Birthday Fic] Hi, Caralyn!

  1. Pertama, maafin aku yg baru muncul padahal kmrn janjinya malem udh mampir… Kmrn aku ketiduran sayy…
    Kedua… SUMPAH AKU KAGET MARKLEE DIBUAT JD PAPA MUDA HAHAHAH anyway dia father goals bgt masa baik sm anak baik sm istri yawlah KUJADI INGIN MENIKAHI DIAAAA/plak

    Nice fic sayy ❤❤

    Liked by 1 person

    1. Ketahuilah kak aku nulisnya sambil senyum2 sendiri antara tega ga tega bikin mereka udah nikah dan punya momongann😂😂😂 dia papahable deh ya kayaknya :”)

      Btw makasih uda mampir kakcee❤️❤️

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s