[FF] MILKSHAKE (Ficlet)

 

MILKSHAKE

.

thehunlulu’s storyline

Cast: [17’s] Kwon Soonyoung & [OC’s] Minsoo

Genre: Friendship, fluff, crack

Length: Ficlet

.

Aku menghampirinya dengan penuh semangat hingga tak menyadari jika nasib sial menyapa satu gelas milkshake yang kubawa.

.

 

“Minsoo! Park Minsoo!” kudengar suara yang tak familiar ditelingaku. Temanku, Soonyoung melambai-lambaikan tangannya dari kejauhan –menampakkan tubuhnya yang terlihat menciut diantara kemaraian Disney Land.

 

Aku lantas berputar balik, berlari kecil kearah Soonyoung dengan membawa milkshake di kedua tanganku. Tak hanya satu kali, bahkan berkali-kali keramaian manusia disini hampir membuat milkshake di tanganku hampir jatuh. Aku berlari dengan tergopoh tanpa menghiraukan cibiran orang-orang karena terdorong oleh tubuhku.

 

Aku menghampirinya dengan penuh semangat hingga tak menyadari jika nasib sial menyapa satu gelas milkshake yang kubawa.

 

“Akh!” tubuhku secara otomatis melangkah mundur, memperhatikan sebuah insiden yang tak kusengaja dengan sangat terbelalak.

 

Milkshake rasa coklat milik Soonyoung berhasil mencium tanah dengan tragis.

 

“Wow,” ujar Soonyoung sedikit lebih tenang dariku sembari menatap cairan coklat yang menetes dari ujung kaos yang ia kenakan.

 

“S-Soonyoung maafkan aku –“ aku semakin terbelalak kala melihat milkshake itu tumpah pada kaos Soonyoung. “Ini ambil saja milikku,” ujarku padanya sebagai permintaan maaf. Namun sungguh, mengapa aku begitu bodoh, sih? Membawa milkshake saja tidak becus.

 

“Tidak apa-apa, Minsoo,” bukannya aku semakin merasa bersalah karena sikap tenangnya, jantungku malah berpacu sangat cepat hingga aku merasakan aliran darahku mengalir melebihi batas maksimum. Ia tersenyum padaku, memperlihatkan sepasang bulan sabit pada matanya yang sangat manis.

 

“T-tapi bajumu kotor, kau tahu! Maafkan aku. Ini, ambil saja milkshakeku,” aku mendadak tergagap karenanya dan tetap bersikeras untuk memberikan milkshake milikku –sebagai permintaan maaf.

 

“Tak apa, lagipula itu milikmu. Sungguh aku tidak apa-apa,” aku hanya mampu menghembuskan napas pelan karena pernyataannya. Sungguh, bocah ini semakin membuatku merasa bersalah.

 

Aku pun membuka tasku. Merogoh isinya dan mengeluarkan beberapa tissue untuk membersihkan kaosnya yang tampak menyedihkan karena ulahku. Ia hanya terdiam seraya memegang satu gelas milkshake yang berhasil selamat dari insiden ini. Aku tetap berusaha membersihkannya walaupun aku tahu bahwa noda coklat itu tidak sepenuhnya hilang.

 

“Sudah sedikit bersih,” aku bangkit dan membuang tissue itu pada sebuah tempat sampah di belakang Soonyoung. Namun sebelum aku berbalik, tangan putih Soonyoung mengacak rambutku pelan, sembari terkekeh ringan.

 

Apa-apaan kau Kwon Soonyoung?!

 

Jeritan di dalam hatiku nampak meronta-ronta akan perlakuan Soonyoung padaku. Jantungku berdetak tak berirama saat kutatap manik milik Soonyoung yang menatapku lekat. Ia sungguh kurang ajar. Mengapa ia selalu berhasil memporak-porandakan hatiku, sih?

 

“Ada apa, Soonyoung?” aku berusaha bersikap acuh padanya.

 

Tubuh jangkung temanku itu sedikit membungkuk, mensejajarkan wajahnya dengan wajahku. Ia menatapku lekat –seakan mengunci manikku padanya lantas mencubit pipiku dengan gemas.

 

“Mengapa wajahmu sangat imut saat kau kebingungan, sih?

 

Skakmat.

 

Aku bisa mati ditempat karenanya.

 

“Aku bisa membeli kaos baru di sebelah sana. Mau antarkan aku?”

 

Aku hanya bisa mengangguk sebagai jawaban. Entah apa yang kupikirkan saat ini. Aku merasakan pikiranku kosong dengan jiwa yang seakan terpisah dari ragaku. Tungkaiku mendadak sangat lemas saat melangkah.

 

Sialan! Soonyoung berani menggandeng tanganku!

Soonyoung mengajakku menuju toko baju milik Disney Land dan tampaknya ia sedang memilih baju untuknya. Setelah beberapa saat ia mengamati kaca etalase, telunjuknya menunjuk pada sepasang baju bergambar Minnie Mouse dan Mickey Mouse.

 

“Bisa tolong ambilkan couple t-shirt ini?” ujar Soonyoug pada seorang petugas.

 

Aku hanya bisa mengernyitkan dahi karena terlihat sangat konyol jika seorang Kwon Soonyoung ingin membeli couple t-shirt seperti itu. Bukannya ia tidak memiliki pacar?

 

Ia berbalik, terlihat membuka sebuah kaos merah muda bergambar Minnie Mouse dan menempelkannya pada tubuhku.

 

“Ini cocok untukmu juga,”

 

“Soonyoung –“ aku tertegun, menatapnya heran.

 

“Aku ambil dua kaos ini,” Soonyoung berbalik, terlihat melipat kedua kaos itu.

 

“Hey Soonyoung ap –“ aku hampir menyelesaikan kalimatku, tetapi Soonyoung sudah mendaratkan telunjuknya pada bibirku.

 

“Sssttt.. panggil aku oppa,”

 

Soonyoung membelakangiku dan membayarnya pada kasir –meninggalkanku yang tengah tertegun merasakan suhu tubuhku yang kurasa menurun drastis dari ujung kaki hingga ujung kapala. Memperhatikan punggung Soonyoung lamat-lamat –ditemani oleh suara degup jantungku sendiri yang mulai tak karuan.

 

Lelaki bersurai pirang itu menghampiriku dengan membawa dua kantong di tangannya dan memberikan salah satu diantaranya padaku. Entah virus apa yang membuat mulutku bisu seketika. Aku hanya mengikuti langkahnya dari belakang tanpa tahu arah.

 

“Kerja bagus, Minsoo!”

 

“Maksudmu?”

 

“Berpura-puralah menjadi pacarku karena couple t-shirt lebih murah dibandingkan harga satu t-shirt hahahaha,”

 

SIALAN! ENYAHLAH KAU KWON SOONYOUNG!

 

.

.

.

fin!

Advertisements

One thought on “[FF] MILKSHAKE (Ficlet)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s